Thu, 30 Apr 2026 Writer HUMAS

SPMB SMK-SMTI Yogyakarta Masih Dibuka, Ada Jalur Golden Ticket

JOGJA - Sekolah Menengah Kejuruan Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMK- SMTI) Yogyakarta masih membuka Penerimaan murid baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Pihak sekolah menyediakan sejumlah jalur pendaftaran.

Sekretaris SPMB SMK- SMTI Yogyakarta Yogyakarta, Yahya Farqadain mengatakan, ada tiga Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) yang masih dibuka saat ini.

Di antaranya Jarvis reguler kedua, jarvis rekomendasi Industri, dan jarvis Bersama. Ketiganya tersedia untuk jurusan teknik kimia industri, kimia analisis, dan teknik mekatronika dengan total kuota 324 siswa.

Dia menjelaskan, bahwa masing-masing jalur penerimaan murid baru juga memiliki porsi.

Untuk paling besar terdapat di Jarvis Reguler dengan porsi 40 persen, kemudian Jarvis Rekomendasi Industri 20 persen, lalu Jarvis Rekomendasi Bersama 15 persen. Sementara 25 persen sisanya lewat Jalur Rapor yang sudah kuotanya terpenuhi.

“Kami mengajak agar calon siswa untuk segera memanfaatkan kuota Jarvis yang masih tersedia, karena pendaftaran masih dibuka hingga 15 Mei 2026 mendatang,” ujar Yahya saat ditemui, Rabu (15/4/2026).


Yahya menyatakan, SPMB SMK-SMTI Yogyakarta tahun juga memberikan penawaran yang menarik. Yakni semacam kemudahan atau golden ticket bagi siswa yang mendaftar melalui rekomendasi industri.

Menurutnya, calon siswa yang masuk melalui rekomendasi industri akan terbebas dari tes tertulis tahap satu. Namun tetap wajib mengikuti tahapan lainnya seperti tes wawancara sebelum dinyatakan diterima. 

Dalam skema golden ticket tersebut juga ada ketentuan, yakni perusahaan pemberi rekomendasi wajib memberi peluang bagi calon siswa untuk bekerja setelah lulus atau melaksanakan praktek kerja lapangan setelah diterima di SMK-SMTI Yogyakarta.

“Jalur ini sengaja dibuka untuk membantu industri mengembangkan potensi putra daerah di wilayah operasional mereka,” jelas Yahya.


Hingga saat ini, animo calon siswa yang mendaftar ke SMK-SMTI Yogyakarta menunjukkan peningkatan yang signifikan. Yahya mencatat sudah ada sekitar 2.250 pendaftar yang masuk melalui Jarvis Rapor dan Jarvis Reguler Gelombang 1.

Tingginya minat calon siswa untuk mendaftar tidak lepas dari komitmen sekolah untuk mencetak lulusan yang siap kerja. Termasuk bekerjasama dengan berbagai mitra agar para lulusan bisa langsung ditempatkan ke perusahaan.

“Jargon sekolah kami adalah jaminan pasti kerja,” tegas Yahya.


Sejalan dengan yang disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita terkait keterserapan 100 persen lulusan unit pendidikan vokasi yang berada di bawah Kemenperin, dipastikan diterima bekerja di sektor industri.

Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, kualitas pendidikan vokasi yang ada di bawah Kemenperin sudah bagus dan ideal.

Baik dari segi pelaksanaan program, maupun jejaring yang dilakukan dengan industri.

"Kualitas pendidikan vokasi kita sudah sangat baik, tapi perlu ditambah dari jumlah atau kuantitasnya," pesannya

"Selain kualitas, aspek kuantitas juga terus ditingkatkan, baik program kelas atau SDM, untuk memenuhi kebutuhan industri,"

Agus Gumiwang Kartasasmita menambahkan, kebutuhan SDM yang unggul dan kompeten di sektor industri, secara pola juga terus bertambah secara signifikan.


Menurutnya, fenomena tersebut jadi indikator yang positif, karena berarti menunjukkan signifikansi sektor industri di Indonesia yang terus maju dan berkembang.

"Industri kita bertumbuh pesat, peningkatan dan kebutuhan SDM di industri juga terus terjadi," tandasnya. (inu)


Sumber: https://radarjogja.jawapos.com/pendidikan/2604150025/spmb-smk-smti-yogyakarta-masih-dibuka-ada-jalur-golden-ticket?page=all

Berita Terkait
Writer 20 Mar 2024
SMK-SMTI Yogyakarta Dipercaya Training Skill Para Pelaku Industri
Writer 21 Feb 2024
PPDB SMK-SMTI Yogyakarta 2024 Dibuka
Writer 23 Jul 2024
Tak Heran Siswa Diincar Industri! Inovasi Siswa SMTI Yogyakarta di Gelar Karya Teknologi 4.0 Banjir Pengunjung
Writer 25 Nov 2021
Selamat Hari Guru Nasional - HUT PGRI KE-76